DrafVarietas, harga, stok, alamat, dan nomor WhatsApp di halaman ini masih contoh. Ganti dengan data Jagonya Aglonema sebelum ditayangkan.
Jagonya AglonemaChat WA

Panduan

Cara merawat aglonema di rumah

Oleh Jagonya Aglonema · Terbit

Cara merawat aglonema sebenarnya sederhana. Aglonema (nama ilmiahnya Aglaonema) termasuk tanaman hias yang mudah dirawat, asal tiga hal dijaga: cahaya tidak terik, media tidak becek, dan udara tidak terlalu kering. Panduan ini merangkum cara kami merawat aglonema di kebun, disesuaikan untuk rumah.

1. Cahaya: terang, tapi tidak langsung

Aglonema tumbuh di bawah naungan. Tempat terbaik adalah dekat jendela yang tidak terkena matahari langsung, atau teras yang teduh. Di kebun, kami memakai paranet 65% untuk menyaring sinar matahari.

Kebutuhan cahaya tiap kelompok warna sedikit berbeda:

  • Merah dan pink perlu cahaya lebih terang agar warnanya tetap keluar. Di ruangan redup, warnanya cenderung memudar.
  • Hijau dan perak, seperti Silver Queen dan Maria, lebih tahan di ruangan dengan cahaya terbatas.
  • Putih dan kuning perlu cahaya terang tidak langsung, tetapi daunnya mudah terbakar bila kena matahari langsung.

Tanda kurang cahaya: warna daun pudar, batang memanjang, dan daun baru jarang muncul. Tanda terlalu terik: muncul bercak pucat atau coklat kering di daun yang paling terkena sinar.

Bila ingin memindahkan tanaman ke tempat yang lebih terang, lakukan bertahap selama beberapa hari agar daunnya tidak kaget. Untuk tanaman di dalam ruangan, baca juga panduan aglonema indoor.

2. Penyiraman: cek media dulu, baru siram

Penyebab paling umum aglonema mati adalah terlalu banyak air. Jangan menyiram berdasarkan jadwal saja. Masukkan jari ke media sedalam 2–3 cm. Bila terasa kering, siram. Bila masih lembap, tunggu.

  • Siram sampai air keluar dari lubang pot, lalu buang air yang tertampung di tatakan.
  • Di teras yang hangat, media biasanya kering dalam 2–3 hari. Di ruangan ber-AC atau redup, bisa jauh lebih lama.
  • Siram pagi hari, agar sisa air di daun dan pangkal batang cepat kering.

3. Media tanam: porous supaya akar bisa bernapas

Akar aglonema perlu udara. Media yang padat dan selalu basah membuat akar busuk. Campuran yang kami pakai adalah sekam bakar, cocopeat, dan cacahan pakis dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Bisa juga ditambah perlite atau pumice agar lebih porous.

Hindari tanah kebun murni, karena cepat memadat. Pastikan pot punya lubang di bagian bawah. Penjelasan bahan dan cara membuatnya ada di panduan media tanam aglonema.

4. Suhu dan kelembapan

Aglonema cocok dengan iklim tropis: suhu 24–30 °C dan kelembapan udara 60–80%. Tanaman ini tidak suka dingin, jadi jauhkan dari hembusan AC langsung. Udara yang terlalu kering biasanya terlihat dari ujung daun yang mengering dan berwarna coklat.

Di ruangan kering, kelompokkan aglonema dengan tanaman lain atau letakkan pot di atas nampan berisi kerikil dan sedikit air. Pastikan dasar pot tidak terendam.

5. Pemupukan

Pupuk lepas lambat (slow release) cukup diberikan tiap 3 bulan. Saat tanaman sedang aktif mengeluarkan daun baru, boleh ditambah pupuk daun dengan dosis ringan dua minggu sekali.

Lebih baik kurang daripada berlebih. Pupuk berlebih bisa membuat ujung daun terbakar. Jangan memupuk tanaman yang sedang sakit atau baru pindah pot.

6. Pindah pot dan memisah anakan

Pindah pot biasanya perlu tiap 1–2 tahun, saat akar keluar dari lubang bawah pot atau anakan sudah memenuhi pot. Pilih pot satu ukuran lebih besar saja. Pot yang terlalu besar menahan banyak air dan membuat media lama kering.

Anakan bisa dipisah dari induknya bila sudah punya akar sendiri. Tanam di media porous, lalu letakkan di tempat teduh sampai muncul daun baru.

7. Minggu pertama setelah tanaman datang

Perjalanan di dalam paket membuat tanaman sedikit stres. Setelah paket dibuka:

  • Letakkan di tempat teduh dengan cahaya terang tidak langsung.
  • Cek media. Siram hanya bila sudah kering.
  • Tunda pemupukan dan pindah pot setidaknya beberapa minggu sampai tanaman beradaptasi.
  • Satu daun bawah yang menguning di minggu pertama biasanya masih wajar. Bila lebih dari itu, kirim foto ke WhatsApp kami.

8. Masalah yang sering muncul

GejalaKemungkinan penyebabYang bisa dilakukan
Daun bawah menguning, media terasa basahTerlalu sering disiramKurangi siram, tunggu media atas kering, buang air di tatakan
Ujung daun coklat dan keringUdara kering, hembusan AC, atau pupuk berlebihJauhkan dari AC, naikkan kelembapan, kurangi pupuk
Bercak pucat atau coklat di daun yang kena sinarTerbakar matahariPindahkan ke tempat yang lebih teduh
Warna pudar, batang memanjangKurang cahayaPindahkan bertahap ke tempat yang lebih terang
Pangkal batang lembek atau berbauBusuk akar atau batang karena media becekKeluarkan dari pot, buang bagian yang busuk, tanam ulang di media porous. Kirim foto ke kami bila ragu
Bintik kecil, jaring halus, atau gumpalan putih di daunHama seperti tungau atau kutu putihPisahkan dari tanaman lain, lap daun dengan kain lembap, kirim foto ke kami untuk saran lanjut

Catatan keamanan

Getah dan daun aglonema mengandung kristal kalsium oksalat yang bisa menyebabkan iritasi bila tertelan atau mengenai kulit sensitif. Letakkan di tempat yang tidak dijangkau anak kecil dan hewan peliharaan, dan cuci tangan setelah memotong daun.

Baru mulai merawat aglonema?

Varietas berikut termasuk yang paling toleran untuk pemula: Aglonema Red Sumatra, Aglonema Silver Queen, dan Aglonema Maria. Varietas lain bisa dilihat di katalog.

Varietas yang dibahas

Lihat semua varietas di katalog →

Masih ada yang ingin ditanyakan? Konsultasi lewat WhatsApp, kirim foto tanaman Anda bila perlu.